Dari Kebun Suku Jadi Cuan

Majalah TrubusDari Kebun Suku Jadi Cuan

Judul

:

Dari Kebun Suku Jadi Cuan

Edisi

:

Edisi 99

Tahun Terbit

:

September 2026

Jumlah Halaman

:

40

Tersedia dalam 

:

Digital

Kategori

:

Perview

Sukun mulai naik kelas dari pohon yang lazim tumbuh di pekarangan menjadi komoditas yang mulai dilirik untuk dikembangkan secara serius. Sejumlah pelaku sudah membangun kebun dengan pola budidaya yang lebih terencana. Sementara rencana penanaman dalam skala lebih luas juga mulai bermunculan. Bersamaan dengan itu, industri pengolahan sukun mulai dipersiapkan untuk menyerap hasil kebun dan memberikan nilai tambah sehingga peluang sukun tidak lagi berhenti pada penjualan buah segar. Edisi kali ini mengajak Sahabat Trubus melihat bagaimana sukun berpotensi berkembang dari kebun hingga industri.

Trubus juga mengajak pembaca melihat pentingnya pengelolaan kebun secara lebih terencana. Tujuannya agar sukun tidak sekadar tumbuh, tetapi mampu menjadi sumber produksi dan pendapatan. Apalagi berkebun sukun menjanjikan pendapatan yang lumayan. Di rubrik Buah kami hadirkan cara mengolah alpukat menjadi pure. Pengolahan itu menjadikan alpukat memiliki masa simpan lebih lama.
Bagi pencinta tanaman hias, ada sajian tentang tanaman sukulen lithops yang menyerupai batu. Tanaman unik itu memiliki beragam bentuk dan warna serta bernilai ekonomi sehingga layak dijadikan koleksi. Yang tidak kalah penting inovasi memelihara belut di bak bertingkat dan air bening yang cocok untuk masyarakat perkotaan. Apalagi pasar masih mencari pasokan belut karena permintaannya yang relatif bagus.

Sahabat Trubus, selamat membaca!