Bisnis Penggemukan Ternak Menggiurkan

Majalah TrubusBisnis Penggemukan Ternak Menggiurkan

Judul

:

Bisnis Penggemukan Ternak Menggiurkan

Edisi

:

Edisi 93

Tahun Terbit

:

Maret 2026

Jumlah Halaman

:

52

Tersedia dalam 

:

Digital

Kategori

:

Perview

Di tengah dinamika kebutuhan protein hewani Indonesia yang terus meningkat, sektor peternakan pedaging–terutama penggemukan sapi, kambing, dan domba–menjadi tulang punggung bagi pemenuhan kebutuhan daging nasional. Dengan populasi masyarakat Indonesia yang lebih dari 280 juta jiwa, permintaan daging berkualitas setiap tahunnya terus bertambah. Namun di sisi lain, pemenuhan pasokan daging lokal masih menghadapi tantangan, baik dari sisi jumlah maupun kualitas populasi ternak. Inilah panggung besar bagi para pelaku agribisnis untuk meraih peluang melalui usaha penggemukan ternak pedaging yang profesional dan terintegrasi.


Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan tren populasi hewan ternak terbesar di Indonesia (2025), termasuk sapi yang mencapai sekitar 14,05 juta ekor (termasuk sapi potong dan sapi perah), kambing sekitar 15,82 juta ekor, serta domba sekitar 9,15 juta ekor. Statistik ini mengungkapkan bahwa kambing dan sapi merupakan dua komoditas utama yang jumlahnya signifikan, sekaligus mencerminkan potensi besar usaha penggemukan untuk memenuhi kebutuhan daging domestik yang terus tumbuh. Performa bisnis penggemukan sangat ditentukan oleh pemilihan bibit unggul yang memiliki kecepatan pertumbuhan, konversi pakan efisien, serta kualitas karkas yang tinggi. Pada topik kali ini Majalah Trubus mengulas beberapa jenis sapi dan kambing unggul yang direkomendasikan, pakan berkualitas, serta program kesehatan yang ketat untuk meminimalkan risiko penyakit dan kematian ternak. Dengan strategi yang matang, penggemukan ternak dapat menjadi bisnis unggulan masa depan Indonesia.

Selamat membaca!