Perkebunan nangka intensif mulai berkembang di Indonesia. Nangka yang semula ditanam di pekarangan, kini mulai dikebunkan dengan perawatan maksimal. Petani inovatif seperti Ali Wardhana membuktikan: nangka premium (seperti varietas J33 asal Malaysia) bisa dijual dengan harga tinggi dalam kemasan siap makan. Tantangan seperti umur simpan pendek dan preferensi konsumen bisa diatasi dengan pengemasan rapi dan diversifikasi produk. Berbekal perawatan intensif dan strategi pemasaran digital, bisnis nangka bukan lagi sekadar “buah biasa”—melainkan tren agribisnis yang menjanjikan keuntungan stabil!
Sahabat Trubus, selamat membaca!
Berlangganan Trubus Member untuk Baca Lengkap Seluruh Konten
Dapatkan akses konten-konten premium Trubus





